Malang (8 Oktober 2025) – Unit Penjaminan Mutu (UPM) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memulai langkah strategis di awal semester ganjil tahun akademik 2025/2026 dengan menggelar rapat koordinasi perdana. Kegiatan ini menjadi momentum penyelarasan program kerja dan penguatan komitmen bersama dalam membangun budaya mutu akademik yang berkelanjutan di lingkungan fakultas.
Rapat yang berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2025 ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Prof. Dr. Evika Sandi Savitri, M.P., Ketua dan Sekretaris UPM Fakultas, serta anggota UPM dari seluruh program studi di Fakultas Sains dan Teknologi.
Dalam sambutannya, Prof. Evika menekankan pentingnya sinergi dan konsistensi tim UPM dalam mendukung peningkatan mutu akademik fakultas. Beliau mengapresiasi semangat kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat budaya mutu melalui kegiatan evaluasi, monitoring, dan tindak lanjut hasil survei secara berkelanjutan.
“Mutu akademik tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada komitmen bersama dalam menjaga kualitas pembelajaran dan layanan,” ujar Prof. Evika dalam arahannya.
Rapat membahas berbagai agenda strategis, antara lain pelatihan bagi anggota baru UPM yang akan difasilitasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), rencana benchmarking ke UPM kampus lain yang lebih unggul, serta strategi meningkatkan partisipasi responden survei kepuasan mahasiswa dan stakeholder. Selain itu, dibahas pula penyesuaian instrumen survei agar lebih selaras dengan implementasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan praktik pengajaran dosen di kelas.
Dalam sesi pembahasan teknis, tim UPM juga menyoroti pentingnya Tracer Study sebagai bagian dari tugas UPM, terutama dalam mengukur kepuasan pengguna alumni. Ada pula usulan agar survei stakeholder dilaksanakan bersamaan dengan penilaian mahasiswa pada kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) guna meningkatkan efektivitas respon.
UPM juga merencanakan pemutakhiran sistem survei internal, mengingat data survei dari SIAKAD belum sepenuhnya terhubung. Fakultas akan melaksanakan survei mandiri dengan melibatkan admin dan tim teknis dari setiap program studi.
Dr. Elok Kamila Hayati, M.Si sebagai Ketua UPM Fakultas Sains dan Teknologi menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan langkah kerja seluruh anggota tim.
“Tugas UPM bukan sekadar mengumpulkan data survei, tetapi memastikan hasil survei benar-benar menjadi dasar perbaikan berkelanjutan bagi dosen, tenaga kependidikan, dan sistem pembelajaran. Kolaborasi lintas prodi menjadi kunci agar budaya mutu tumbuh secara merata di seluruh fakultas,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut konkret, rapat menyepakati bahwa penyebaran survei kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen akan dimulai minggu depan untuk seluruh mata kuliah di semester ganjil 2025/2026. Langkah ini diharapkan menjadi dasar evaluasi komprehensif terhadap kualitas proses pembelajaran di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.
Ke depan, tim UPM Fakultas juga akan menyelenggarakan workshop teknis pengelolaan survei dan analisis data guna meningkatkan kompetensi anggota dalam pengolahan hasil survei. Selain itu, kegiatan benchmarking ke UPM kampus lain yang telah lebih mapan juga akan dilaksanakan dalam waktu dekat untuk memperkaya wawasan dan praktik terbaik dalam manajemen mutu pendidikan tinggi.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas akademik dan layanan fakultas yang berkelanjutan.




